TribrataNusantara.co.id//Madina-Sumut – Satreskrim Polres Mandailing Natal (Madina) telah melakukan autopsi terhadap jenazah Diva Febriani (15), siswi SMA asal Desa Sikara-kara IV, Kecamatan Natal, yang ditemukan meninggal dunia secara tragis di areal perkebunan kelapa sawit Desa Taluk, Kecamatan Natal. Minggu, (03/08/2025).

Korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan terkubur di dalam lubang bekas galian alat berat (eksavator) pada Kamis sore, 31 Juli 2025, sekitar pukul 17.00 WIB. Penemuan bermula dari laporan keluarga yang menyatakan korban tidak pulang ke rumah sejak Selasa (29/07/2025), usai mengikuti latihan Paskibra tingkat kecamatan. Setelah dua hari pencarian dibantu warga, jasad korban akhirnya ditemukan.

Kapolres Mandailing Natal, AKBP Arie Sofandi Paloh, SH, SIK, melalui Plh Kasi Humas Polres Madina, Iptu Bagus Seto, menyampaikan bahwa penemuan jasad korban berdasarkan informasi dari masyarakat. Unit Reskrim Polsek Natal dan Kapolsek langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

“Benar, ditemukan seorang perempuan tanpa busana di dalam lubang eksavator, diduga kuat adalah Diva Febriani,” ujar Iptu Bagus Seto, Senin, (04/08/2025).

Setelah dievakuasi oleh personel Polsek Natal bersama Koramil dan masyarakat, jenazah dibawa ke RSUD Husni Thamrin Natal, kemudian diberangkatkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk proses autopsi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Tadi malam jenazah sudah diberangkatkan ke Medan untuk keperluan autopsi,” jelas Bagus.

Terkait pelaku, pihak kepolisian telah mengamankan seorang pria berinisial YS (23) di kediaman saudaranya di Desa Bonda Kase, Kecamatan Natal, pada pagi hari setelah penemuan. Penangkapan dilakukan tanpa perlawanan.

Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Madina dan telah mengakui perbuatannya. Namun, motif pembunuhan masih didalami.

Sementara itu, menurut keterangan Tokoh Adat Natal, Ali Anafiah, jenazah korban masih dalam perjalanan dari Medan menuju rumah duka di Desa Sikara-kara Kampung. Rencananya, jenazah akan disholatkan sebelum dimakamkan di tempat tinggal kakaknya.

“Jenazah masih dalam perjalanan menuju Natal. Nanti akan langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan,” ujar Ali Anafiah melalui sambungan telepon.

Pewarta: Wahyu P. Siregar

Editor : Ayudi