MTN_Gowa — Kegiatan kelompok kerja guru (KKG) setiap bulan di laksanakan namun ada yang berbeda pada kegiatan kegiatan sebelumnya, dimana KKG ini dirangkaikan dengan perpisahan Kepala Sekolah.

Kegiatan KKG ini juga menjadi ajang kolaborasi antar pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi siswa. Kegiatan KKG akan terus dilaksanakan secara berkala dengan tema dan pemateri yang berbeda, sehingga dapat memberikan wawasan yang lebih luas bagi para pendidik dalam meningkatkan mutu pendidikan.Senin, (16/03/2026).

Muhammad Yahya,S.Pd,Gr Ketua KKG, gugus 1 Bontolempangan, menyampaikan dalam sambutanya.

Bahwa pertemuan terkahir sama Bapak Syamdani, sebelumya Kepala Sekolah di SD Inpres Barua, pindah ke SDN Palompong kecamatan Bajeng beliau adalah senior, tapi saya anggap teman, karena, apa pun kendala yang saya hadapi selama ini di KGG, saya biasa curhat sama beliau, karena saya anggap teman, bukan senior.

Kenapa kemarin kita dari jadwal yang pertama kita ulur terus, karena persoalan, waktu kehadiran teman saya itu.

Juga menambahkan permohonan maaf di momentum Ramadhan ini. Apabila dalam kepemimpinan saya sebagai Ketua KKG, pelaksanaan kegiatan dari bulan Oktober sampai saat ini, ada sedikit kekeliruan mohon dimaafkan. tambahnya

H.Baharuddin,S.Pd sebagai Ketua K3S kecamatan Bontolempangan, dalam sambutannya

Ada juga perasaan sedih saya sebagai pengurus KKG di antara kita ada sahabat saya yang meninggalkan Bontolempangan, Pak Syamdani, dia pindah ke Kecamatan Bajeng sebagai kepala sekolah di SD Inpres Palompong.

Pertemuan kelompok kerja guru, di hadiri dari gugus 1 dan gugus II juga hadir pengawas, kepala Sekolah, guru yang ada di Kecamatan Bontolempangan. Dalam sambutannya

Dalam kesempatan itu ketua KKG Muhammad Yahya, memberikan waktu kepada Syamdani,S.Pd,M.Pd untuk menyampaikan ucapan sepata kata sebelum serah terima jabatan, kepada Muh Azis,S.Pd sebagai kepala Sekolah Baru di SD Inpres Barua.

Syamdani, berharap kepada seluruh rekan-rekan guru SD Inpres barua yang hadir hari ini, mohon kerja samanya. Kita bantu Pak Azis untuk mengembangkan sekolah kita.

“Ada pepatah yang mengatakan, kalau kita ingin menjadi pemimpin yang baik, kita harus menjadi anak buah yang baik. Sementara teman-teman di SD Inpres Barua bisa jadi kelak akan menjadi penerus dari Pak Abdul Azis.ungkapnya

Oleh karena itu, mulai dari sekarang, saya berharap kepada rekan-rekan yang ada di SD Inpres Barua, untuk saat ini, jadilah anak buah yang baik dan jadilah anak buah yang loyal kepada atasannya.tambahnya

Di akhir pertemuan acara serah terima jabatan kepala Sekolah Yang baru dan sesi foto bersama.

(Agussalim)

Editor : Naurah