MTN_Ketapang, Kalimantan Barat — Peringatan May Day ini berlangsung meriah, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, pada Jumat (01/05/2026), yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Ketapang, Kalimantan Barat. Senin, (04/05/2016).
Selain Bupati peringatan May Day juga dihadiri unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, perwakilan perusahaan, aliansi federasi serikat pekerja/buruh , masyarakat Ketapang.
terlihat ribuan orang yang hadir memeriahkan acara yang diisi dengan pembagian doorprize, senam sehat bersama,
Selain itu AFSPBK Juga menyalurkan bantuan ke Panti asuhan, yayasan keagamaan, pengurus masjid, serta warga Ketapang yang membutuhkan.
Ketua panitia kegiatan Sahbandi,dari Aliansi federasi serikat pekerja /buruh melaporkan pada peringatan May Day tahun ini berhasil mengumpulkan sebanyak 1.822 paket dari target awal 2.000 paket.
Paket tersebut berasal dari kontribusi berbagai perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Ketapang.
” Kami dari panitia mengucapkan terima kasih kepada perusahaan yang sudah memberikan bantuan, dan Pemerintah Daerah,beserta jajaran Disnakertrans, dan pihak kepolisian. atas dukungan bapak- bapak semua kegiatan peringatan May Day berjalan dengan lancar. ungkap sahbamdi.
Sementara itu Bupati Alex menyampaikan ucapan selamat Hari Buruh kepada seluruh pekerja dan menegaskan rkomitmen Pemerintah Daerah untuk mendukung kesejahteraan serta peningkatan martabat para pekerja.
“Selamat Hari Buruh Tahun 2026. Saya berharap seluruh pekerja di Ketapang semakin maju, semakin sejahtera, dan semakin bermartabat. Kehadiran saya di sini adalah bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap para pekerja,” ujar Bupati.
Bupati menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri, butuh sinergi dari tiga pilar utama, yaitu pemerintah, sektor swasta dan masyarakat.
“Kita membangun Ketapang ini tidak bisa sendiri. Harus ada kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. Ketiga pilar ini harus berjalan bersama, saling mendukung, dan bergotong royong,” tegasnya.
Secara khusus Bupati memberikan arahan kepada pihak perusahaan agar lebih memperhatikan tenaga kerja lokal.
“Saya minta perusahaan memprioritaskan tenaga kerja lokal. Kalau masih belum memiliki keterampilan, maka berikan pelatihan, pendampingan, dan pendidikan agar mereka siap bekerja. Ini penting agar masyarakat kita tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri,” jelasnya.
Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya penyelesaian permasalahan hubungan industrial dengan mengedepankan musyawarah dan kearifan lokal.
“Kalau ada persoalan antara perusahaan dan masyarakat, utamakan musyawarah mufakat. Gunakan pendekatan kearifan lokal. Kita selesaikan dengan baik-baik,” tambahnya.
Bupati mengapresiasi kontribusi perusahaan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia juga mendorong agar ke depan kegiatan serupa dapat dilaksanakan lebih besar dan lebih meriah.
“Tahun depan kita tingkatkan lagi. Kalau tahun ini 1.800 paket, tahun depan saya targetkan bisa sampai 3.000 paket. Pemerintah daerah siap mendukung,” ungkapnya.
Di akhir kegiatan, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Ketapang.
“Buruh dan pekerja adalah tulang punggung pembangunan. Mari kita jaga kebersamaan, kita bangun Ketapang yang maju dan mandiri,” tutup Bupati.
(Evi Zulkipli)
Editor : Ellwia





