MTN_LANGKAT – Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah) KH. Drs. Yakhsyallah Mansur, M.A., mengunjungi Tim Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) yang tengah melaksanakan misi kemanusiaan membantu para korban banjir dan tanah longsor di Aceh Tamiang, Rabu (31/12/2025).

Dalam perjalanan menuju Aceh, Imaamul Muslimin singgah di Pondok Pesantren Al-Fatah Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang menjadi posko relawan UAR. Di hadapan para relawan, beliau menyampaikan tausiyah dan penguatan iman.

“Sebagai bentuk cinta kepada sesama saudara, kita harus ikut merasakan duka dan penderitaan mereka yang tertimpa musibah. Di situlah nilai iman dan ukhuwah diuji,” ujar Imaam Yakhsyallah yang juga Pembina Utama UAR.

Imaam menegaskan bahwa musibah tidak datang tanpa hikmah. Ia mengingatkan bahwa Allah menguji manusia untuk meninggikan derajat hamba-Nya yang bersabar dan tetap beramal shalih.

“Musibah adalah ujian yang pasti terjadi, namun Allah tidak akan membebani hamba-Nya di luar kemampuannya. Maka bersabarlah dan teruslah menolong sesama,” tuturnya sambil membacakan surat Al-Baqarah ayat 286.

Imaamul Muslimin menambahkan, orang-orang yang bersabar akan mendapatkan shalawat, rahmat, dan petunjuk dari Allah subhanahu wa ta’ala. Rahmat Allah akan semakin luas diraih ketika manusia hidup berjamaah, saling menolong serta istiqamah di jalan dakwah dan kemanusiaan.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan donasi sebesar Rp 5.000.000 dari seorang warga kepada Tim Ukhuwah Al-Fatah Rescue untuk disalurkan kepada para korban bencana banjir dan longsor di Sumatera.

Usai shalat Dhuhur berjamaah, Imaamul Muslimin bersama Taufik Ismail, staf Maktab Am yang mendampingi, melanjutkan perjalanan menuju Aceh Tamiang bersama pimpinan jama’ah wilayah Sumatera Utara/Aceh dan sejumlah personel UAR untuk meninjau langsung pos-pos amal shalih relawan.

Kunjungan ini menjadi dorongan moral dan spiritual bagi para relawan UAR agar tetap istiqamah dalam menjalankan misi kemanusiaan dan dakwah di medan bencana.

[Al Mujahid]

Editor : Ayudi