TribrataNusantara.co.id//Batam – Aksa Hallatu dan Jimmy manurung yang dikenal sebagai aktivis di kota Batam melakukan silaturahmi dengan pihak pengelola pelabuhan Internasional gold Coast Batam, golden prawn Sabtu, (03/04/2025).

Aksa hallatu adalah seorang aktivis yang selalu melakukan sosial kontrol di kota Batam, baik di Instansi Pemerintahan atau pun pada pihak-pihak perusahaan yang ada di Kota Batam.

Namun beberapa waktu lalu sempat menjadi sebuah pertanyaan oleh aksa hallatu sebagai sosial kontrol, terkait dengan pengoperasian pelabuhan fery Internasional Gold Coast Bengkong, yang di rilis disebuah media online
Terkait rawan nya TPPO.

Apalagi ini ada beberapa nama yang dikenal nya identik dengan pemain TKI,dan di belakangnya ada sosok oknum yang boleh dibilang kuat .ujar aksa hallatu dalam sebuah rilisan tersebut.

Maka Aksa Hallatu berharap agar pelabuhan ini tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu dan menjadikan sebagai pintu keluar masuk pekerja non prosedural atau PMI ilegal.

Pernyataan dan kekhawatiran Aksa Hallatu ini mendapatkan atensi dari pihak Pelabuhan Fery Internasional Gold coast bengkong Batam.

Maka dalam hal ini Aksa Hallatu dan kawan kawan yang berada pada barisan Lingkaran Amanat Rakyat (LIAR) menggelar silaturahmi dengan pihak pengelola di Golden Prawn Bengkong.

Aksa Hallatu menyampaikan, apa yang sudah saya sampaikan tersebut adalah sebuah bentuk kekeliruan, namun kota Batam adalah sebuah destinasi baik dari sektor wisata, maupun Industri dari Kab/Kota, yang ada di Indonesia maupun dari negara negara luar, artinya berdiri pelabuhan ini adalah sebuah kepentingan Masyarakat.

Namun perlu juga saya tegaskan pertemuan ini bukan bentuk sebuah perdamaian, namun pertemuan ini adalah suatu bentuk bahwa kita sebagai sosial kontrol perlu mencegah yang memiliki potensi pelanggaran hukum, lebih baik kita mencegah sebelum terjadi, kasihan kita sama masyarakat kita pungkas Aksa.

Dan perlu juga kita ketahui sama kawan kawan semua, kita sangat mendukung keberadaan pelabuhan Fery Internasional Gold Coast ini, karena dengan ada nya pelabuhan ini, bisa meningkatkan ekonomi masyarakat Batam.

Dengan banyak nya wisatawan yang berkunjung, dan juga memberikan lapangan pekerjaan buat warga Batam khusus nya, masyarakat Indonesia Umum nya. Tutup Aksa Hallatu.

Dalam pertemuan ini pihak pengelola pelabuhan Fery Internasional Gold coats menyampaikan, mungkin hal ini tidak perlu di perpanjang, karena kita ingin kota Batam ini yang kondusif dan aman ujarnya.

Namun perlu juga kami tegaskan bahwa silahkan melakukan Sosial kontrol, kerena ini adalah bentuk pengawasan, namun hal-hal yang keluar dari jalur hukum tentu nya tidak ada ujarnya.

(Haris Dianto)

Editor : Naurah