MTN_Makassar – Unsur Tripika Kecamatan Tallo menggelar patroli gabungan pada Sabtu malam (07/03/2026) untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya terkait maraknya penggunaan senjata mainan berpeluru jeli oleh kalangan remaja.

Patroli tersebut dipimpin oleh Camat Tallo Andi Husni, S.STP., M.Si., didampingi Kapolsek Tallo AKP Asfada, S.E., M.H. serta Danramil 1408-02/Tallo Mayor Arh Rohmat Agus H., S.Sos. Kegiatan ini menyasar sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Dalam patroli tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengendara serta sekelompok pemuda yang kedapatan berkumpul di beberapa lokasi. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah senjata mainan yang dilengkapi peluru jeli. Selain itu, dua unit sepeda motor turut diamankan oleh Polsek Tallo karena tidak memiliki kelengkapan kendaraan.

Camat Tallo Andi Husni menjelaskan, patroli ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi bentrokan yang belakangan mulai meresahkan masyarakat. Menurutnya, penggunaan senjata mainan berpeluru jeli dapat menimbulkan korban, sebagaimana kasus yang sempat viral terjadi di Kabupaten Gowa yang menyebabkan seorang korban mengalami luka pada bagian mata.

Patroli Tripika menyasar sejumlah kawasan, di antaranya Tammua, Rappokalling, Suangga, dan Pongtiku. Sebelumnya, di wilayah Tammua sempat terjadi ketegangan antara dua kelompok pemuda yang nyaris berujung bentrokan akibat penggunaan senjata mainan berpeluru jeli. Namun, situasi berhasil dikendalikan setelah aparat dari Polsek Tallo dan Koramil Tallo turun langsung ke lokasi.

Andi Husni menegaskan, pihaknya juga akan menindaklanjuti keberadaan pedagang yang menjual senjata mainan berpeluru jeli tersebut. Jika ditemukan penjual yang tidak memiliki izin, maka barang dagangan tersebut akan disita oleh pihak berwenang.

“Jika ada pedagang yang menjual senjata mainan berpeluru jeli tanpa izin, tentu akan kami tindak dan barangnya bisa disita,” tegasnya.

Patroli gabungan ini diharapkan mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Tallo tetap kondusif, khususnya pada malam akhir pekan yang kerap menjadi waktu rawan terjadinya gangguan kamtibmas.