TribataNusantara.co.id

Aktual & Terpercaya

#Karang

Imam Desa Tanjung Karang Apresiasi UAR, Maunasah Asy Syura Aceh Berfungsi Kembali ACEH TAMIANG – Imam Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Batu, Kabupaten Aceh Tamiang, H. Ahmad Kamal, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam kepada Tim Relawan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) yang telah melakukan kegiatan amal shalih membantu membersihkan Maunasah (Musala) Asy Syura dari timbunan lumpur yang menutup seluruh bagian Musala. “Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Imaam Yakhsyallah Mansur dan tim UAR yang telah beramal shalih membantu membersihkan tempat ibadah kami,” ujar H. Ahmad Kamal melalui pesan suara yang dikirim Edi Wahyudi, Korlap Tim UAR di Aceh, Senin (19/1/2026). Haji Kamal menyampaikan hal tersebut terkait telah diserahkannya Maunasah Aasy Syura Desa Tanjung Karang kepada masyarakat setempat 16 Januari lalu, setelah dibersihkan oleh tim UAR selama 25 hari. Pada kesempatan itu Tim Relawan yang diwakili Edi Wahyudi juga menyerahkan satu unit mesin genset dan alat semprot (doorsmeer) untuk menunjang operasional maunasah. Pimpinan agama Desa Tanjung Karang itu mengungkapkan bahwa sejak banjir bandang melanda wilayah tersebut 26 November 2025, Maunasah Asy Syura tidak dapat digunakan sama sekali. Akibatnya, aktivitas ibadah warga di mushala tersebut terhenti total. “Hampir dua bulan kami tidak melaksanakan shalat apa pun di maunasah ini. Tidak ada shalat berjamaah dan tidak pernah terdengar adzan lima waktu, karena seluruh ruangan mushala tertutup lumpur,” tutur Ahmad Kamal Ia menambahkan, dengan dibersihkannya Maunasah Asy Syura oleh tim UAR dan mendapat alat pengeras suara (loudspeacker) dari seorang dermawan, masyarakat Desa Tanjung Karang kini dapat kembali melaksanakan ibadah shalat lima waktu dan menghidupkan kegiatan keislaman di kampung mereka. “Hanya kepada Allah kami mohonkan balasan terbaik untuk bapak-bapak sekalian. Kami doakan semoga semua yang tergabung dalam Tim Relawan Ukhuwah Al-Fatah Rescue diberi kesehatan, panjang umur dan keberkahan hidup,” ujar Ahmad Kamal. Menanggapi apresiasi tersebut, Pembina Ukhuwah Al-Fatah Rescue, Imaam Yakhsyallah Mansur, merasa tersentuh dengan ungkapan syukur dan terima kasih dari Imam Desa Tanjung Karang. “Kami sungguh tersentuh dengan ucapan Haji Kamal. Kami mohon maaf, hanya itu yang bisa kami lakukan,” ucap beliau dalam voice note yang dikirimkan. Imaamul Muslimin yang sedang safar dakwah di Sumatera menekankan pentingnya umat Islam memakmurkan masjid dan musala sebagai benteng spiritual masyarakat, terutama di wilayah yang diuji dengan bencana. “Apabila masjid-masjid dimakmurkan dengan shalat lima waktu berjamaah, ta’lim, membaca Al-Qur’an, dan amal ibadah lainnya, insya Allah itu menjadi sebab Allah menghindarkan suatu daerah dari azab atau bencana,” ujar Imaam. Ia mengutip hadits yang diriwayatkan oleh Baihaqi dari Anas r.a. yang menjelaskan bahwa Allah menangguhkan azab-Nya ketika masih ada hamba-hamba yang memakmurkan rumah-Nya, saling menyayangi karena Allah, dan memohon ampun di waktu sahur.1 Imaam Yakhsyallah Mansur berharap Maunasah Asy Syura tidak hanya kembali difungsikan sebagai tempat shalat, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, masyarakat Desa Tanjung Karang dapat kembali memakmurkan maunasahnya dengan berbagai kegiatan ibadah dan kemaslahatan umat. “Mudah-mudahan dengan memakmurkan masjid ini, Kampung Tanjung Karang menjadi negeri yang diridhai Allah, negeri yang thayyibatun wa rabbun ghafur, serta menjadi pelindung dari peringatan-peringatan Allah yang tidak kita inginkan,” pungkasnya. [Al Mujahid]

19 Januari 2026
1 2 3

You cannot copy content of this page

Back to top