BREAKINGNEWS-II-MTN

Konawe, Sulawesi Tenggara, 21 Juni 2026 – Ratusan pengemudi dan pemilik truk dumpit yang mengangkut material tambang menggelar aksi unjuk rasa di sejumlah ruas jalan utama di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Minggu (21/6/2026). Aksi tersebut dilakukan untuk menyampaikan aspirasi terkait kondisi infrastruktur jalan yang rusak serta meningkatnya biaya operasional angkutan.

Dalam aksi tersebut, para pengemudi menyampaikan dua tuntutan utama. Pertama, mereka meminta pemerintah dan pihak terkait segera melakukan perbaikan terhadap ruas jalan yang menjadi jalur utama angkutan material. Menurut mereka, banyak jalan dalam kondisi rusak berat, berlubang, dan minim perawatan sehingga berdampak pada keselamatan pengemudi serta meningkatkan biaya perawatan kendaraan.

Selain itu, para pengemudi juga menyoroti tarif angkutan yang dinilai tidak lagi sebanding dengan tingginya biaya operasional. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), suku cadang, serta biaya perawatan kendaraan disebut semakin membebani pelaku usaha angkutan material.

“Jalan rusak parah, harga BBM naik, suku cadang juga semakin mahal. Dengan tarif yang ada saat ini, kami hanya mampu menutupi biaya operasional, bahkan tidak jarang mengalami kerugian. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah maupun pihak perusahaan agar tercipta keadilan bagi para pengemudi,” ujar salah seorang koordinator aksi yang enggan disebutkan identitasnya.

Aksi berlangsung secara damai dan mendapat pengawalan dari personel Polres Konawe. Aparat kepolisian turut melakukan pengaturan lalu lintas guna memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar dan situasi keamanan tetap kondusif.

Hingga berita ini diterbitkan, perwakilan pengemudi telah menyampaikan aspirasi mereka kepada Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Konawe. Mereka berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera menggelar dialog untuk mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi, khususnya terkait perbaikan infrastruktur jalan dan penyesuaian kebijakan operasional angkutan material.

Media ini akan terus memantau perkembangan serta tindak lanjut dari aspirasi yang disampaikan para pengemudi kepada pemerintah daerah.

Pewarta : Risal (Sultra)