MTN_Jakarta Timur – Sepuluh pekerja bangunan pada proyek renovasi Pasar Ciracas, Jakarta Timur, mengaku belum menerima upah kerja mereka. Total kerugian yang dilaporkan para pekerja ditaksir mencapai hampir Rp25 juta.
Dipinta Mandor yang diduga mengelapkan Uang pekerja proyek Bangunan Pasar Ciracas Harus di Tindak secara hukum yang berlaku.
Proyek renovasi yang berlokasi di Jalan Mustika Ratu Blok B No. 14, RT 07/RW 08, Kecamatan Ciracas, tersebut saat ini tengah berjalan. Para pekerja menyebut upah mereka diduga dibawa kabur oleh oknum mandor proyek berinisial NR.

Adapun sepuluh pekerja yang mengaku belum menerima gaji yakni Ajis, Amdar, Abang, Danu, Roy, Remon, Padil, Bang Ambon, Gondrong, dan MS. Mereka berharap ada itikad baik dari pihak mandor proyek untuk segera menyelesaikan kewajiban pembayaran upah.
Selain mandor berinisial NR, proyek tersebut diketahui diawasi oleh dua pengawas lapangan masing-masing berinisial RI dan FN. Proyek renovasi Pasar Ciracas ini disebut ditangani oleh PT Linggo.

Para pekerja berharap hak mereka dapat segera dibayarkan serta meminta perhatian pihak terkait agar persoalan ini dapat diselesaikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak mandor maupun perusahaan terkait dugaan tersebut.
TribrataNusantara.co.id
Supremasi Hukum dan Kriminal
Adi Saputra SH MH/Dewa Butar Butar





