BREAKINGNEWS-II-MTN 

HULU SUNGAI UTARA – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional, personel Polsek Banjang melaksanakan monitoring perkembangan tanaman jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Minggu (21/06/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WITA tersebut dilakukan oleh Aipda Herry S., Aipda Sukadi, dan Aipda Robby. Monitoring ini merupakan bagian dari pendampingan Polri kepada kelompok tani binaan guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal serta mendukung peningkatan hasil produksi pertanian masyarakat.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, lahan jagung milik Sadikin yang tergabung dalam Kelompok Tani Mandiri menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Tanaman jagung yang ditanam sejak 12 Mei 2026 kini telah berusia 41 hari setelah tanam dengan tinggi rata-rata berkisar antara 45 hingga 55 sentimeter.

Lahan pertanian seluas 4 hektare atau sekitar 40.000 meter persegi tersebut ditanami jagung pakan jenis Hibrida Bisi 18. Jika pertumbuhan tanaman terus berjalan optimal, panen diperkirakan akan dilaksanakan pada 10 Oktober 2026 mendatang.

Dalam proses budidayanya, petani menggunakan sekitar 100 kilogram bibit jagung serta melakukan pemupukan dengan NPK 16-16-16 dan dolomit. Selain itu, pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida jenis Basmilang. Meskipun pengolahan lahan masih dilakukan secara manual, kondisi tanaman saat ini terlihat sehat dan tumbuh dengan baik.

Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan wujud nyata keterlibatan Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Polri berharap dapat memberikan motivasi sekaligus membantu petani dalam menghadapi berbagai tantangan selama proses budidaya.

“Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung program-program strategis pemerintah, termasuk di sektor pertanian. Kami berharap melalui pendampingan ini, produktivitas pertanian dapat meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” ujarnya.

Selain memantau perkembangan tanaman, personel Polsek Banjang juga menjalin komunikasi dengan petani untuk mengetahui kendala yang dihadapi di lapangan serta memberikan dukungan agar proses budidaya dapat berjalan dengan lancar hingga masa panen.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara Polri dan masyarakat melalui pembinaan kelompok tani diharapkan terus terjalin guna mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

(Redaksi)