TribrataNusantara.co.id//Kutacane – Persoalan Dana Desa Di kabupaten Aceh Tenggara Memanas bagaimana tidak di forum resmi dihadapan para Kausa penguna angaran di hadapan Raje Kute Bupati Aceh Tenggara me non aktifkan Camat Lauser 16/07/2925.
Terkait Dugaan Pungli Dana Desa Langsung perintah Sang bupati ” Lakukan Audit Terhadap camat dan kepala Desa Kecamatan Lauser saya minta waktu satu minggu hasil udah ada di Maja saya” ungkap H.M.Salim Fahri ,SE.MM di hadapan para Raje Kute. Ini menunjukan keseriusan Beliau melakukan perbaikan di bumi sepakat Segenap ini. Minggu, (20/07/2025).
Desa Bahagia salah satu Desa hanya Berjarak 3 KM dari Kantor Bupati Aceh Tenggara juga menuai kritikan pedas dari insan Pers dan Lembaga Swadaya masyarakat Pemantau Pemburu Korupsi Republik Indonesia di media 12 juli 2025 bukan main main 610 Juta di duga Dana Desa Bahagia Kecamatan Lawe Bulan Raib tanpa Realisasi.
Sampai saat ini belum ada klarifikasi resmi kemedia terhadap pemberitaan tersebut dari sang raja Kute ( Kepala Desa). Ini Moenimbulkan Tanda Tanya ditengah masyarakat khususnya Desa Bahagia Kecamatan Lawe Bulan Kabupaten Aceh Tenggara.
Putra Beruh mengatakan Ke pihak media 20/07/2025 mengatakan “Dari pemberitaan seseorang bisa dipanggil untuk klarifikasi oleh APH (Aparat penegak hukum) baik yang membuat berita ataupun oknum atau objek yang di beritakan apalagi ini terkait uang Negara apa lagi Desa ini terus mendapatkan tambahan dana setiap tahun 100 juta lebih sangat mentang inspektorat lakukan Audit khusus.” Pungkas Jurnalis muda ini.
Inspektorat Kabupaten Aceh Tenggara diharapkan dapat melakukan Audit Khusus apa lagi ini menyangkut uang Negara walaupun masyarakat belum membuat Laporan resmi.
(Syahrial)
Editor : Ayudi





