MTN_ACEH TAMIANG – Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) tengah menyiapkan Tabligh Akbar penutupan misi kemanusiaan di Sumatera yang akan digelar pada 1 Februari 2026 di Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Kegiatan tersebut direncanakan akan dihadiri Bupati Aceh Tamiang Irjen. Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, MH., serta para pembina dan jajaran pengurus UAR dari Jakarta, di samping undangan para pejabat lain dan warga setempat.
Ketua Umum UAR H. Endang Sudrajat, ST, MT., mengatakan Tabligh Akbar ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian pengabdian relawan UAR yang sejak akhir November 2025 aktif membantu masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi penutup misi, tetapi juga momentum syukur dan penguatan ukhuwah antara relawan dan masyarakat.
“Tabligh Akbar ini juga merupakan momentum syukur kepada Allah subhanahu wa ta’ala sekaligus penguatan ukhuwah. Setelah berbulan-bulan membersamai masyarakat Aceh Tamiang di tengah duka bencana, kami ingin menutupnya dengan doa, saling mengajak pada kebaikan dan kepedulian,” ujar Endang Sudrajat, Jum’at (23/01/2026).
Terkait momentum tersebut, Ketua Umum UAR mengundang seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan Aceh untuk menghadiri Tabligh Akbar Penutupan Giat Relawan Ukhuwah Al-Fatah Rescue yang akan menjadi momentum untuk memperkuat ukuwah dan meningkatkan kesadaran sosial masyarakat.
Berapa undangan yang telah dilist panitia di antaranya Ketua dan pengurus BKMT, Al Hidayah Aceh Tamiang, Muhammadiyah, Washliyah, Persis,KNPI, DPRK, Ketua dan Pengurus IPI Aceh Tamiang, BKM Masjid, dan Pimpinan Pondok seAceh Tamiang.
“Kami juga telah bersilaturahim ke Bupati Aceh Tamiang. Alhamdulillah beliau merespon positif kehadiran panitia dan beliau bersedia hadir di acara Tabligh Akbar yang akan digelar di Masjid Darul Mukhlisin nanti,” ujar Muqarrobin, Sekretaris Panitia Tabligh Akbar.
Bupati Aceh Tamiang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kontribusi para relawan UAR. Namun demikian, menurut Muqarrobin, bupati merasa keberatan jika para relawan mengakhiri misi kemanusiaannya di Aceh, mengingat masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan pascabanjir.
Ketua Umum UAR Endang Sudrajat mengatakan Tim Respons Tanggap Darurat yang hampir dua bulan beramal sholih di tiga lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor Sumatera ini nantinya giat kemanusiaan 120 personel UAR di medan bencana akan dilanjutkan oleh Tim Psikososial untuk pembinaan mental spiritual para penyintas bencana.
Endang Sudrajat memberikan apresiasi kepada seluruh relawan yang hingga kini masih terus mempersiapkan acara dan menyelesaikan amal sholih lain seperti pembangunan hunian sementara (Huntara) di Aceh Tamiang dan Tanjung Pura, pelayanan terapi kesehatan, dan pembersihan masjid serta rumah warga terdampak banjir.
Juga kepada para relawan UAR muslimat yang beramal sholih sebagai terapis dan juru masak, Endang Sudrajat juga memberikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi yang diberikan dalam misi kemanusiaan merespon tanggap darurat bencana di Sumatera.
Selain Tabligh Akbar menyongsong Ramadhan 1447 H, kegiatan juga akan dirangkai dengan pembagian 1.000 paket sembako, layanan bekam gratis, serta bakti sosial bagi warga terdampak bencana di Aceh Tamiang dan sekitarnya.
“Target peserta pelatihan bekam 40 orang, ternyata yang mendaftar mencapai 70 lebih,” ujar Abdul Qadir Munir, Ketua Divisi Acara Tabligh Akbar.
Dalam rangka persiapan Tabligh Akbar, Tim Relawan UAR bersama masyarakat setempat terus beramal sholih membersihkan masjid dan lingkungan pesantren. Kegiatan meliputi pembersihan lantai dan tembok masjid, penyemprotan sisa lumpur, pemasangan pengeras suara, pembersihan kamar mandi dan WC, hingga perbaikan saluran air dan tempat wudhu.
Saat masyarakat nanti hadir di acara tabligh Akbar akan menyaksikan langsung pemandangan yang berbeda, Masjid Darul Mukhlisin yang sebelumnya dipenuhi lumpur dan kayu-kayu besar akibat banjir bandang, kini kembali bersih dan berfungsi kembali sebagai pusat ibadah dan dakwah.
Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) merupakan lembaga kemanusiaan dan kebencanaan berpusat di Bogor, Jawa Barat, yang bergerak dalam respon darurat, pemulihan pascabencana, edukasi kebencanaan serta kegiatan sosial dan dakwah di berbagai wilayah Indonesia. Melalui giat amal sholih berbasis ukhuwah dan kepedulian umat, UAR berupaya hadir tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga harapan dan kekuatan spiritual bagi masyarakat yang terdampak musibah.
[Al Mujahid]
Editor : Ellwia





