BRRAKINGNEWS-II-MTN
๐๐๐๐, ๐ฆ๐๐น๐ฎ๐๐ฒ๐๐ถ ๐ฆ๐ฒ๐น๐ฎ๐๐ฎ๐ป โ Para Petani di desa pongko, desa salitubu, Seluruh wilayah terdampak di Kabupaten Luwu, kini menaruh harapan besar kepada pemerintah agar segera turun tangan memberikan bantuan pengairan darurat. Jum’at, (28/08/2026).
Kekeringan yang melanda membuat lahan pertanian kekurangan air, tanaman mulai mengering, dan ancaman gagal panen semakin nyata.
Para petani menyampaikan, langkah tanggap darurat yang paling mendesak dan sangat dibutuhkan saat ini meliputi pembuatan sumur bor, pipanisasi darurat, serta bantuan operasional bahan bakar untuk pompa air. Tanpa ketiga hal tersebut, lahan pertanian tidak bisa dialiri air, dan kerugian besar tidak bisa dihindari.
“Pengairan darurat adalah satu-satunya tumpuan hidup kami saat ini. Jika terlambat, kami tidak hanya kehilangan hasil panen, tetapi juga menghadapi krisis pangan di lingkungan kami sendiri,” ungkap perwakilan petani setempat.
Kondisi kekeringan yang berkepanjangan membuat sumber air alami di sekitar persawahan mengering. Saluran irigasi tidak lagi mengalirkan air yang cukup untuk menghidupkan tanaman padi yang sedang tumbuh. Petani sudah berjuang sekuat tenaga, namun tanpa dukungan fasilitas pengairan darurat dari pemerintah, upaya mereka sia-sia.
Desakan Petani Kepada Pemerintah :
1.ย Pembuatan Sumur Bor โ segera digali di titik-titik persawahan yang terdampak kritis
2.ย Pipanisasi Darurat โ menyalurkan air ke hamparan lahan yang jauh dari sumber air
3.ย Bantuan Bahan Bakar Pompa โ mendukung operasional pompa air agar terus mengalirkan air ke sawah
4.ย Tindakan Cepat & Tepat Waktu โ setiap jam sangat berharga, tanaman tidak bisa menunggu
PERINGATAN :
Keterlambatan penanganan pengairan darurat ini berpotensi memicu krisis pangan lokal di wilayah Luwu. Kerugian tidak hanya dirasakan petani, tetapi juga mengancam ketersediaan beras dan harga pangan di wilayah tersebut.
Para petani berharap pemerintah daerah, Dinas Pertanian, dan instansi terkait segera merespons seruan ini. Bantuan yang cepat dan tepat waktu adalah satu-satunya jalan untuk menyelamatkan hasil panen dan menjaga ketahanan pangan masyarakat.
Laporan : Desa Pongko, Desa Salutubu, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan
Penulis : Risal ad





