MTN_Ketapang, Kalimantan Barat — Pemerintah daerah Ketapang, kurang perhatian terhadap kondisi sejumlah bak kontainer sampah di beberapa wilayah Kecamatan Delta Pawan, yang sudah mengalami kerusakan dan ini menuai kritikan dari elemen masyarakat. Kamis, (09/04/2026).
Jika kondisi bak kontainer sampah, mengalami kerusakan parah masih digunakan ini akan menyebabkan sampah berceceran di jalanan dan menimbulkan aroma tidak sedap yang menggangu lingkungan sekitar.
Ada beberapa lokasi penampungan bak kontainer sampah yang mengalami kerusakan seperti, di Sukaharja, Payak Kumang, depan City Mall, dan Kalinilam Perumahan Palm Pista Kecamatan Delta Pawan.
Kondisi ini mengundang perhatian elemen masyarakat, dimana kepedulian Pemda Ketapang, terhadap fasilitas publik yang mendasar. Lingkungan bersih bukan bukan hanya citra akan tetapi hak warga untuk hidup sehat.
Bak sampah tersebut penuh dengan lubang disetiap sisi-sisinya. Kondisi ini membuat bak kontainer tidak mampu lagi menampung sampah dengan layak.
Bahkan air rembesan sampah berserakan di sekitar lokasi bak kontainer sampah, yang keluar ini
menimbulkan aroma tidak sedap yang menyergap hidung setiap warga yang melintas.

Menanggapi permasalahan ini menimbulkan Kritikan dari warga Ketapang, Beni Hardian, Sp (50) bahwa keberadaan bak kontainer sampah yang rusak tak hanya mengganggu estetika, tapi juga berpotensi menjadi sumber penyakit.
Ia mengaku kecewa karena kondisi tersebut, tak kunjung mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
“Kalau hujan, sampahnya makin berserakan. Belum lagi baunya dan lalat yang banyak mengerumuni sampah yang berserakan. Ini jelas sangat merugikan masyarakat,” ucap Beni Hardian.
Beni juga menambahkan, kami berharap agar pemerintah daerah segera turun tangan dan mengganti bak-bak kontainer sampah rusak dengan fasilitas yang lebih layak. Jangan sampai kelalaian kecil berdampak besar terhadap kualitas hidup dan wajah Kota Kabupaten Ketapang, pungkasnya.
Ditempat terpisah, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ketapang, Samsul Islami melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan LB3, Edwardo Hungan, S.H melalui pesan WhatsApp menyampaikan.
Bahwa kami dibulan Januari dan Februari 2026 telah memperbaiki sekitar 4 bak kontainer sampah, karena mengalami rusak sedang.
Sedangkan tiga lainnya dengan menggunakan plat besi bekas bak kontainer sampah yang rusak berat, kami mengakui masih banyak bak kontainer sampah yang masih rusak dan harus diperbaiki, ujar Edwardo Hungan.
Ia juga menambahkan, di bulan Maret 2026 lalu. Kami sudah mengusulkan peralihan anggaran yang bisa kami iritkan, untuk dana bak kontainer-kontainer sampah tersebut, tetapi masih proses persetujuan tim TAPD dulu.
Jika disetujui akan digunakan sebaik-baiknya. Untuk perbaikan Sarana Prasarana pengelolaan sampah di Kabupaten Ketapang, pungkasnya.
(Evi Zulkipli)
Editor : Naurah





