MTN_Bekasi , 26 November 2025 Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penggunaan obat golongan G, Ketua Umum Ganas dan Ketua Umum Fortal secara resmi melakukan sinergi bersama tokoh-tokoh masyarakat seperti Kang Edo dan Bang Dedi dalam kampanye pemberantasan penggunaan obat tersebut.

Obat golongan G, yang terdiri dari berbagai jenis obat yang dapat menyebabkan ketergantungan dan dampak negatif terhadap kesehatan, kini menjadi perhatian utama dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif. Dalam pertemuan yang diadakan di Jakarta, para tokoh tersebut sepakat untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam memberikan edukasi serta pelayanan kepada masyarakat, terutama kepada generasi muda.

Kang Edo, yang dikenal sebagai tokoh masyarakat yang aktif dalam bidang pendidikan dan sosial, mengatakan bahwa sinergi ini merupakan langkah penting dalam membangun kesadaran kolektif terhadap bahaya penggunaan obat golongan G. “Kita harus bersama-sama memberikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat, agar mereka dapat memahami risiko dan dampak jangka panjang dari penggunaan obat tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, ketua Dedi, yang juga aktif dalam bidang kesehatan masyarakat, dan sosial kontrol masyarakat menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam pemberantasan penggunaan obat golongan G. “Kita tidak hanya perlu memberikan informasi, tetapi juga memberikan solusi dan dukungan kepada masyarakat yang terkena dampak penyalahgunaan obat,” tambahnya.

Ketua Umum Ganas dan Ketua Umum Fortal menyambut baik kerja sama ini, dengan harapan bahwa sinergi antara berbagai pihak dapat membentuk jaringan yang lebih kuat dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan obat golongan G. Mereka juga berencana untuk mengadakan serangkaian kegiatan edukasi, pelatihan, serta pelayanan konseling kepada masyarakat.

Dengan adanya sinergi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada terhadap bahaya penggunaan obat golongan G dan lebih aktif dalam mencegah penyebaran serta penyalahgunaan zat adiktif tersebut

 

Alexandria power

Editor: Bung Sambo.

Sumber:Dwean Redaksi MTN

M.Aldis