MTN_Ketapang, 21 April 2026 – Aliansi Federasi Serikat Pekerja/Buruh Ketapang (AFSPBK), Kalimantan Barat, menggelar rapat finalisasi persiapan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang akan dilaksanakan pada 1 Mei 2026.

Rapat tersebut berlangsung di ruang rapat utama Kantor Bupati Ketapang pada Senin (20/04/2026) dan dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Ketapang, Heryadi. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur TNI, Polri, Kejaksaan Negeri Ketapang, serta perwakilan perusahaan dari sektor perkebunan, pertambangan, dan kehutanan.

Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ketapang, Devri, memaparkan proposal kegiatan May Day 2026 yang diusulkan oleh panitia dari AFSPBK. Ia menjelaskan bahwa peringatan tahun ini mengusung konsep pembangunan berkelanjutan dengan melibatkan peran pemerintah sebagai pembuat kebijakan, pekerja/buruh sebagai penggerak ekonomi lintas sektor, serta perusahaan sebagai penyedia lapangan kerja dan pelaksana tanggung jawab sosial (CSR).

“Sinergi yang kuat antara pekerja/buruh, pemerintah, dan dunia usaha merupakan fondasi utama untuk menciptakan iklim investasi yang sehat, stabil, dan berdaya saing di Ketapang. Pekerja/buruh adalah tulang punggung, bukan pelengkap,” ujar Devri.

Ia juga menyampaikan empat role model yang akan diusung dalam peringatan May Day 2026. Pertama, harmoni hubungan industrial melalui hubungan yang adil dan manusiawi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Kedua, penyampaian aspirasi secara damai, tertib, dan bermartabat. Ketiga, solidaritas sosial melalui pembagian 2.000 paket sembako lintas sektor. Keempat, gaya hidup sehat melalui kegiatan senam massal di halaman Kantor Bupati.

“Dengan konsep ini, esensi May Day tetap terjaga, termasuk adanya ruang orasi sebagai sarana penyampaian aspirasi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua FSPMI yang juga Ketua Panitia May Day 2026, Sahbandi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut murni merupakan aspirasi serikat pekerja/buruh yang tergabung dalam AFSPBK.

“Ini murni kegiatan serikat pekerja/buruh. Kami tetap menjunjung tinggi kerja sama tripartit dan menjaga kondusivitas daerah, tanpa mengurangi komitmen dalam memperjuangkan hak-hak fundamental pekerja,” tegas Sahbandi.

Perwakilan perusahaan yang hadir dalam rapat menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung kegiatan, termasuk dalam penyediaan 2.000 paket sembako, doorprize, dan hadiah hiburan lainnya.

Penjabat Sekretaris Daerah Ketapang, Heryadi, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pekerja, pemerintah, dan dunia usaha dalam persiapan May Day 2026.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih atas komitmen perusahaan dalam mendukung kegiatan ini. Pemerintah akan terus memfasilitasi sesuai dengan kewenangan,” ujarnya.

Heryadi juga menyatakan dukungannya terhadap konsep peringatan May Day yang dinilai lebih elegan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Saya sependapat dengan konsep yang diusulkan. Selain tetap menjaga esensi May Day, kegiatan ini juga memberikan dampak nyata dan berpotensi menjadi contoh bagi daerah lain,” pungkasnya.

(Red)

Editor : Ellwia