
MTN//Kabupaten Bekasi — Calon Kepala Desa Ciledug nomor urut 2 (dua), Novika Susilowati atau Teh Novi, Kamis, (17/09/2026) menghadiri Deklarasi Damai Calon Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi dalam rangka menyukseskan Pemilihan Kepala Desa Serentak Kabupaten Bekasi Tahun 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh para calon kepala desa dari 154 desa pelaksana Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi Tahun 2026. Teh Novi hadir sebagai calon Kepala Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, untuk masa jabatan 2026–2034.
Sebagai satu-satunya calon perempuan dalam kontestasi Pilkades Desa Ciledug, kehadiran Teh Novi membawa semangat bahwa perempuan memiliki kemampuan, keberanian, dan kesempatan yang sama untuk berkarya, melayani, serta mengambil tanggung jawab dalam pembangunan desa.
Dengan penampilan sederhana serta sikap yang ramah dan santun, Teh Novi mengikuti seluruh rangkaian deklarasi secara tertib. Kehadirannya menjadi wujud komitmen untuk menaati seluruh ketentuan, menghormati setiap tahapan Pilkades, serta menjaga suasana demokrasi yang aman, damai, jujur, adil, dan bermartabat.
«“Deklarasi damai bukan hanya sebuah seremoni. Ini merupakan ikrar moral yang harus dibuktikan melalui sikap dan tindakan. Pilkades harus menjadi ruang untuk menyampaikan gagasan dan program terbaik, bukan ruang untuk menebarkan kebencian atau memutus persaudaraan,” ujar Teh Novi.»
Didampingi Tim yang Solid dan Penuh Semangat Pengabdian
Dalam menghadiri deklarasi damai tersebut, Teh Novi didampingi oleh keluarga dan jajaran Tim Pemenangan, yaitu:

– Ketua Tim Pemenangan, Bapak Yakub
– Sekretaris Jenderal Tim Pemenangan, Bapak Arif Sutan
– Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan Tim Pemenangan, Ibu Atiek
– Penasihat Tim Pemenangan sekaligus suami Teh Novi, Kang H. Fariz MF
– Seluruh jajaran pengurus, relawan, simpatisan, dan anggota Tim Teh Novi lainnya
Kehadiran mereka mencerminkan kekompakan tim yang dibangun atas dasar ketulusan, kesetiaan, kepedulian, dan semangat untuk memberikan manfaat kepada masyarakat Desa Ciledug.
Sebagai Ketua Tim Pemenangan, Bapak Yakub memiliki peran penting dalam menjaga kekompakan dan mengarahkan seluruh anggota tim agar bergerak secara teratur, santun, serta bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa kekuatan tim tidak hanya ditentukan oleh banyaknya anggota, tetapi juga oleh kesamaan niat dan kedisiplinan dalam menjaga etika.
«“Perjuangan ini harus dijalankan dengan hati yang tulus dan cara yang baik. Kita hadir bukan untuk menciptakan perpecahan, melainkan untuk menyatukan harapan masyarakat demi Desa Ciledug yang lebih maju, tertata, dan sejahtera,” kata Bapak Yakub.»
Sementara itu, Bapak Arif Sutan selaku Sekretaris Jenderal Tim Pemenangan berperan menjaga kegiatan organisasi tetap rapi, terarah, dan terkoordinasi. Ketelitian, kedisiplinan, serta kemampuannya membangun komunikasi menjadi bagian penting dalam mendukung setiap agenda Teh Novi.
«“Tim yang kuat adalah tim yang tertib dalam bekerja, santun dalam berbicara, dan bertanggung jawab dalam bertindak. Kami ingin menunjukkan bahwa perjuangan politik dapat dijalankan dengan damai, sehat, dan bermartabat,” tutur Bapak Arif Sutan.»
Sebagai Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan, Ibu Atiek terus menguatkan semangat perempuan Desa Ciledug agar semakin percaya diri, mandiri, produktif, dan terlibat aktif dalam pembangunan desa.
«“Perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan. Perempuan juga harus ikut merencanakan, menggerakkan, dan mengawal pembangunan. Kehadiran Teh Novi membawa semangat bahwa perempuan Desa Ciledug mampu berdiri, berkarya, memimpin, dan memberikan manfaat,” ujar Ibu Atiek.»
Adapun Kang H. Fariz MF, sebagai Penasihat Tim Pemenangan sekaligus suami yang setia mendampingi Teh Novi, memberikan dukungan moral dan arahan agar seluruh langkah perjuangan tetap berada dalam koridor hukum, etika, dan kepentingan masyarakat.
«“Jabatan bukan kemegahan, melainkan amanah. Pemimpin yang baik harus memiliki keberanian mengambil keputusan, kerendahan hati untuk menerima masukan, dan keteguhan untuk menjaga kejujuran. Pemimpin tidak hanya berdiri di depan masyarakat, tetapi juga harus bersedia berjalan bersama mereka,” tutur Kang H. Fariz MF.»
Apresiasi juga diberikan kepada seluruh anggota Tim Teh Novi yang terus bergerak menyapa masyarakat, mendengarkan aspirasi, menyampaikan program, serta menjaga suasana Pilkades tetap aman dan kondusif.
Teh Novi mengingatkan seluruh timnya untuk tetap rendah hati, tidak mudah terpancing provokasi, menghormati calon lain, dan memperlakukan setiap warga dengan ramah tanpa membedakan pilihan politik.
«“Terima kasih kepada Bapak Yakub, Bapak Arif Sutan, Ibu Atiek, Kang H. Fariz MF, serta seluruh keluarga besar Tim Teh Novi. Perjuangan ini bukan tentang satu orang, tetapi tentang banyak hati yang menyatukan niat baik untuk mengabdi kepada masyarakat Desa Ciledug,” ungkap Teh Novi.»
Bersilaturahmi dengan Unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi
Di sela-sela kegiatan, Teh Novi berkesempatan bersilaturahmi dan berbincang hangat dengan sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta pejabat di lingkungan Kabupaten Bekasi, di antaranya:
– Plt. Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja
– Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Andi Oddang Riuh Hutomo
– Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, H. Ade Sukron, S.H.I., M.Si.
– Ketua Pengadilan Negeri Cikarang, Faisal Akbaruddin Taqwa, S.H., LL.M.
– Komandan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Arm. Vicky Harryanto Mamonto, S.E., M.H.I.
– Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Semeru, S.H., M.Hum.
– Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bekasi, Drs. Iman Santoso, M.Si.
– Para kepala bagian, kepala satuan, dan kepala seksi di lingkungan Polres Metro Bekasi
– Para Kapolsek jajaran Polres Metro Bekasi
– Para Danramil se-Kabupaten Bekasi
– Para camat se-Kabupaten Bekasi
– Para ketua panitia pemilihan dari 154 desa pelaksana Pilkades
– Para calon kepala desa se-Kabupaten Bekasi
Teh Novi juga mengikuti sesi foto bersama pejabat utama Kabupaten Bekasi dan para calon kepala desa yang hadir. Suasana hangat dalam kegiatan tersebut menggambarkan semangat kebersamaan seluruh unsur untuk menyukseskan Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi Tahun 2026.
Silaturahmi dan foto bersama tersebut merupakan bagian dari kegiatan resmi serta komitmen bersama untuk menciptakan Pilkades yang aman, tertib, demokratis, dan kondusif. Kegiatan itu tidak dimaknai sebagai bentuk dukungan institusi ataupun pejabat kepada calon tertentu.
Nomor Urut 2 sebagai Salam Damai
Teh Novi memaknai nomor urut 2 (dua) melalui simbol dua jari atau peace sign sebagai pengingat untuk selalu menjaga cinta damai, sportivitas, dan persaudaraan.
Menurut Teh Novi, nomor urut bukan sekadar identitas dalam surat suara. Nomor 2 membawa pesan tentang dua kekuatan yang harus berjalan beriringan dalam membangun desa, yaitu pemerintah desa dan masyarakat.
Dua jari juga menjadi lambang keseimbangan antara gagasan dan tindakan, janji dan pembuktian, serta kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
«“Dua jari adalah salam damai. Nomor 2 mengingatkan kami untuk menjaga persatuan dan berjalan bersama masyarakat. Tidak ada kemenangan yang lebih indah daripada demokrasi yang berlangsung aman dan persaudaraan yang tetap terpelihara,” tutur Teh Novi.»
Menjunjung Tinggi Sportivitas dan Demokrasi
Teh Novi menegaskan bahwa seluruh calon Kepala Desa Ciledug merupakan putra-putri terbaik yang memiliki niat untuk mengabdi. Oleh karena itu, kompetisi harus dijalankan secara sehat dengan mengutamakan gagasan, program, keteladanan, dan kepatuhan terhadap peraturan.
Seorang calon pemimpin tidak hanya dinilai dari kemampuannya menyampaikan janji, tetapi juga dari kesediaannya menaati aturan, menghormati sesama, mendengarkan masyarakat, dan mempertanggungjawabkan setiap tindakan.
Teh Novi turut mengajak seluruh pihak untuk menghindari fitnah, kabar bohong, intimidasi, politik uang, dan tindakan provokatif yang dapat merusak kerukunan masyarakat.
«“Menang tidak boleh membuat kita tinggi hati, sedangkan kekalahan tidak boleh memutus pengabdian. Siapa pun yang nantinya memperoleh amanah, persatuan masyarakat harus tetap menjadi kemenangan terbesar bagi Desa Ciledug,” tegasnya.»
Visi dan Misi Teh Novi
Sebagai calon Kepala Desa Ciledug periode 2026–2034, Teh Novi membawa visi:
“Terwujudnya Desa Ciledug yang Mandiri, Maju, Sejahtera, Berdaya Saing, dan Berakhlak Mulia.”
Visi tersebut dijabarkan melalui lima misi utama:
1. Meningkatkan pelayanan publik yang cepat, tepat, ramah, transparan, dan adil.
2. Mengembangkan perekonomian desa melalui penguatan UMKM, penciptaan peluang usaha, peningkatan keterampilan masyarakat, dan pengembangan potensi wisata Danau Ciledug.
3. Meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan kesejahteraan masyarakat.
4. Memberdayakan perempuan dan generasi muda serta menjaga kebudayaan dan nilai-nilai luhur masyarakat Desa Ciledug.
5. Mewujudkan pemerintahan desa yang bersih, jujur, amanah, terbuka, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Teh Novi berkomitmen memberikan perhatian yang setara kepada seluruh warga, baik yang tinggal di wilayah kampung maupun perumahan. Pemerintahan desa harus hadir tanpa membeda-bedakan latar belakang, golongan, ataupun pilihan politik masyarakat.
Kepemimpinan yang Hadir dan Mendengarkan
Sebagai sosok perempuan yang dikenal bijak, ramah, peduli, merakyat, dan penuh kesederhanaan, Teh Novi ingin membangun pola kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat.
Baginya, jabatan bukan sebuah kemegahan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan kejujuran, ketulusan, kerja nyata, dan tanggung jawab.
«“Pemimpin tidak boleh hanya hadir ketika membutuhkan masyarakat. Pemimpin harus hadir ketika masyarakat membutuhkan perhatian, pelayanan, dan jalan keluar. Pemerintahan desa harus menjadi rumah bersama yang pintunya terbuka bagi seluruh warga,” ujar Teh Novi.»
Deklarasi damai menjadi momentum untuk meneguhkan bahwa pembangunan Desa Ciledug harus dimulai dari ketenteraman, persatuan, dan sikap saling menghormati. Kemajuan tidak akan lahir dari perpecahan, tetapi dari kebersamaan dan kerja nyata.
Berbeda pilihan tidak harus bermusuhan.
Berkompetisi tidak harus saling menyakiti.
Demokrasi bukan tentang siapa yang paling keras bersuara, tetapi tentang siapa yang mampu menjaga amanah, etika, dan persaudaraan.
Tim yang hebat bukan hanya tim yang mampu menghadapi kompetisi, tetapi tim yang mampu menjaga etika, merawat persaudaraan, dan meninggalkan keteladanan.
Kebersamaan adalah kekuatan.
Kesantunan adalah kehormatan.
Kepedulian adalah jalan pengabdian.
Persaudaraan adalah kemenangan yang harus dijaga bersama.
Dengan semangat Teh Novi Mengabdi, Novika Susilowati beserta seluruh jajaran Tim Pemenangan berkomitmen mengikuti setiap tahapan Pilkades secara tertib, sportif, dan penuh tanggung jawab.
NOVIKA SUSILOWATI — TEH NOVI
Calon Kepala Desa Ciledug Nomor Urut 2
Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat
Periode 2026–2034
TEH NOVI MENGABDI
BERSAMA — BERGERAK — BERKARYA — BERMANFAAT
NOMOR 2, SALAM DAMAI
DUA JARI, SATU PERSAUDARAAN
NATA DESA, NGURUS WARGA
MAJU DESANYA, SEJAHTERA WARGANYA
CILEDUG JUARA — JABAR ISTIMEWA
Beda Pilihan, Kita Tetap Bersaudara.
Junjung Tinggi Sportivitas, Jaga Demokrasi, Rawat Persatuan
M. Reza.o





