
TRIBRATANUSANTARA.CO.ID
Jum’at 16 Januari 2026.
MTN. Ketapang, Kalimantan Barat.
Di tengah ikhtiar yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) Ketapang dalam menangani kerusakan ruas jalan Pelang Kepuluk khususnya di titik cafe merah.
Viral seorang anggota DPRD Ketapang, dari Partai Golkar mengomentari sebuah video aktivitas pekerja yang sedang melakukan pengecoran jalan yang rusak sejak belasan tahun lalu.
Anggota DPRD yang baru terpilih pada Pemilu Legislatif 2024 lalu bernama Markus Ewi, melalui laman media sosialnya Markus Ewi mengomentari sebuah video yang diposting oleh akun Facebook Robenson Herben terkait aktivitas pengecoran para pekerja di tengah terik panas matahari.
Dalam komentarnya, Anggota DPRD daerah pemilihan (Dapil V) meliputi Marau, Air Upas dan Manismata tersebut, berkomentar dengan narasi terkesan tidak mendukung upaya yang dilakukan Pemerintah khususnya para pekerja.
“Mun kah selumik nan kah nan mah pengecor bile mok selesai cor. Mun hny cuace mun mobil molen dak ngaruh mah curahkan semen nan🤣🤣,” tulisnya di kolom komentar sembari menyertakan emotion ketawa senang.
Sontak komentar Anggota DPRD Ketapang, dibalas sejumlah netizen diantaranya pemilik konten yang membalas dengan narasi menanggapi.
“Markus Ewi empuk pas lihat sutik mh 😂😂😂😂 bende nan ade lima kawan jadi pake 2 ret satu hari 10 molen kalo 15 molen udah kemalaman 🙏🙏ok,” jelasnya.
Selain itu, netizen lainnya berkomentar meminta agar Markus Ewi tidak hanya sekedar berkomentar, namun juga bertanggung jawab menjalankan tugas dan fungsi sebagai dewan yang dipilih masyarakat. Serta mendukung kebijakan Bupati yang sigap dalam bertindak menjawab keluhan masyarakat.
Akibat komentar yang terkesan menyepelekan ikhtiar yang dilakukan Pemerintah Daerah, Anton (45) salah satu warga Ketapang, mengecam sikap apatis Markus Ewi. Dia menilai sebagai seorang anggota Dewan, Ewi tidak seharusnya berkomentar menyindir ikhtiar yang dilakukan Pemda dan semangat para pekerja dilapangan.
“Ewi ini harus paham kalau dia sekarang pejabat daerah yang punya tanggung jawab untuk membangun Ketapang, bukan berkomentar seolah menyepelekan upaya Pemda membangun jalan, atau apakah Ewi tidak paham tugas dan fungsi sebagai dewan makanya berkomentar seperti bukan dewan,” ketusnya.
Sementara itu, wrga lainnya yang enggan disebutkan namanya menilai kalau komentar Ewi memperlihatkan dirinya tidak senang dengan kebijakan pemerintahan saat ini, padahal sebagai anggota DPRD harusnya Ewi mendukung bahkan ikut berpikir memberi solusi agar persoalan jalan pelang cepat rampung.
“Kalau ini kesannya dia masih belum move on soal pilkada, karena semua orang tahu dia anak angkat Bupati lama yang 10 tahun menjabat tapi tidak bisa berbuat apa-apa dalam memperbaiki jalan ini, bahkan saat bapak angkatnya jadi Bupati puluhan Miliar duit negara habis di jalan itu namun tidak ada manfaatnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Redaksi media Tribarata Nusantara juga memberikan ruang hak jawab kepada pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini.
Penulis : Evi Zulkipli.





