MTN_JAKARTA – Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) mendesak Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk melakukan reformasi di Kementerian Kesehatan. Minggu, (21/09/2025).

Dorongan ini muncul menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien peserta BPJS.

Ketua Umum JWI, Ramadhan Djamil, mengatakan perbaikan pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas pemerintah baru. Menurutnya, banyak pasien BPJS yang merasa tidak mendapatkan pelayanan layak, bahkan ada yang merasa ditelantarkan.

“Banyak keluhan masyarakat tentang pelayanan kesehatan dengan menggunakan kartu BPJS. Pasien sering menghadapi antrean panjang, perlakuan tidak setara dengan pasien umum, hingga minimnya empati dari tenaga kesehatan maupun administrasi,” ujar Ramadhan.

Ia menilai kondisi tersebut mencerminkan belum terwujudnya pelayanan kesehatan yang manusiawi. JWI menegaskan, kesehatan adalah hak asasi seluruh warga negara dan sejalan dengan sila kelima Pancasila, yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

“Sudah saatnya Presiden Prabowo melakukan reformasi di Kementerian Kesehatan. Hal ini penting agar pelayanan kesehatan betul-betul adil dan merata,” tambahnya.

JWI mendorong agar reformasi Kemenkes tidak hanya sebatas administrasi, tetapi juga menyentuh budaya pelayanan. Perubahan yang diharapkan mencakup peningkatan etika dan profesionalisme tenaga medis, pemerataan fasilitas kesehatan, penyempurnaan sistem rujukan, serta pengawasan ketat atas implementasi kebijakan.

JWI berharap di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Kementerian Kesehatan dapat bertransformasi menjadi institusi yang melayani masyarakat dengan hati, menjunjung nilai kemanusiaan, serta membangun sistem kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.

(SRDJ)

Nuryana

Editor : Ayudi