TribrataNusantara.co.id//Takalar – Halima, seorang ibu rumah tangga asal Desa Punaga, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tengah berjuang melawan penyakit tumor yang telah menggerogoti tubuhnya selama bertahun-tahun. Rabu, (09/07/2025).

Meski telah berupaya menjalani pengobatan seadanya, hingga kini ia belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Saya hanya bisa berobat di Puskesmas Pattoppakang, Kecamatan Marbo. Dari situ saya dirujuk ke RSUD Pajonga Daeng Ngalle.

Tapi karena kondisi saya dianggap sudah parah, akhirnya saya dirujuk lagi ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo di Makassar,” ujar Halima saat ditemui di kediamannya.

Halima mengaku dirinya akan menjalani terapi kemoterapi. Meski telah memiliki BPJS Kesehatan, ada salah satu jenis obat yang tidak ditanggung oleh asuransi tersebut. Ironisnya, obat tersebut sangat dibutuhkan untuk kelangsungan terapinya.

Suaminya, Yaco, hanya bekerja sebagai buruh tani rumput laut dengan penghasilan yang tak menentu. Dengan dua anak yang masih kecil, kehidupan keluarga Halima jauh dari kata cukup. Untuk makan sehari-hari saja sulit, apalagi membiayai pengobatan yang sangat mahal.

“Kami sudah tak tahu harus ke mana lagi. Saya hanya bisa berharap ada dermawan yang tergerak hatinya untuk membantu biaya pengobatan saya,” ucap Halima dengan mata berkaca-kaca.

Saat ini, Halima sangat berharap bantuan dari para dermawan, pengusaha, atau pihak manapun yang bersedia meringankan beban hidupnya demi melanjutkan pengobatan dan memperjuangkan hidupnya.

(Nappa)

Editor : Ayudi