TribrataNusantara.co.id//Jayapura – Jemaat Gereja Protestan Indonesia (GPI) Papua Eliezer Sentani dan Elim Abepura menggelar ibadah Koinonia khusus Persekutuan Lanjut Usia (Perlansia), Kamis (10/7), bertempat di Gedung Gereja GPI Eliezer Sentani. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 17.00 WIT ini dihadiri sekitar 61 anggota perlansia dari kedua jemaat, dan berlangsung penuh semangat serta sukacita. Kamis, (10/07/2025).

Ibadah dimulai dengan pembukaan oleh liturgos Ibu Mia Melafruan dari Perlansia Eliezer Sentani, yang memimpin pujian dengan lagu-lagu kidung jemaat versi kreatif seperti Kidung Jemaat No. 3 dengan irama lagu “Balonku Ada Lima”, serta Kidung Jemaat No. 4 yang dibawakan dengan versi “Matahari Bersinar Terang”. Ibadah juga diwarnai dengan lagu Mars Perlansia GPI Papua dan yel-yel semangat lansia.

Selaku pelayan firman, Pdt. C.L. Unmehopa, S.Th dari Jemaat Elim Abepura, menyampaikan renungan dari Filipi 4:4, “Nasihat-Nasihat Terakhir”. Dalam nuansa berbeda, sesi refleksi dikemas dalam bentuk permainan edukatif bertema “Siapakah Aku?”, yakni kuis tokoh-tokoh Alkitab yang melibatkan dua kelompok peserta. Permainan ini menambah semarak suasana dan membangkitkan semangat kebersamaan.

Kegiatan dilanjutkan dengan puji-pujian dari paduan suara Perlansia Eliezer Sentani dan Elim Abepura, serta penampilan solo vokal dari perwakilan jemaat Eliezer.

Sambutan-Sambutan

Penatua Minggus Unmehopa, Koordinator Perlansia Eliezer Sentani, dalam sambutannya menyampaikan syukur atas terselenggaranya ibadah ini. Ia menjelaskan bahwa Persekutuan Perlansia Eliezer baru terbentuk dan rutin beribadah dua kali dalam sebulan dengan jumlah anggota 15 orang. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus mempererat hubungan antarlansia jemaat.

Sementara itu, Penatua Onasimus Sahuleka, Wakil Ketua Majelis Jemaat Elim Abepura yang mewakili Ketua Majelis Jemaat, mengapresiasi semangat kebersamaan lansia dari kedua jemaat. Ia menyampaikan bahwa perlansia Elim mendapat dukungan penuh dari majelis pendamping dan memiliki struktur organisasi yang baik.

Ia juga menekankan pentingnya membuat program-program yang meriah dan menyenangkan, serta membangun persekutuan yang santai namun tetap penuh makna.

Ketua Kompel Perlansia Klasis GPI Papua, Bapak Leo Benaino, turut hadir dan memberikan informasi terkait program mendatang. Di antaranya, senam kebugaran bersama pada 19 Juli 2025 di Pantai Hamadi dan ibadah perlansia gabungan di Jemaat Anugerah pada 26 Juli, yang akan diawali dengan sosialisasi perilaku hidup sehat oleh Dinas Kesehatan Kota Jayapura.

Ia juga menyampaikan rencana ibadah syukur ulang tahun Perlansia GPI Papua pada 3 Agustus 2025. Leo mengungkapkan bahwa jumlah perlansia di Jemaat Elim mencapai 97 orang dari total 194 orang se-Klasis GPI Papua.

Sebagai penutup, Ketua Perlansia Elim Abepura, Ibu Subunur, menyampaikan pesan rohani dengan mengutip Mazmur 92:14-15. Ia mengingatkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus melayani dan memberitakan kebenaran Tuhan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Jemaat Eliezer dan mengajak seluruh perlansia untuk tetap aktif, saling mendukung, dan memperkuat persekutuan.

Lelang Kasih dan Jamuan Kasih

Acara ditutup dengan kegiatan Lelang Kasih sebagai bentuk solidaritas untuk menopang pelayanan persekutuan, serta ramah tamah. Sebagai bentuk apresiasi, Jemaat Eliezer Sentani membagikan hasil kebun berupa pisang dan singkong mentah kepada anggota Perlansia Jemaat Elim yang hadir.

Melalui kegiatan ini, kedua jemaat memperlihatkan semangat yang luar biasa dalam membangun komunitas lanjut usia yang aktif, produktif, dan penuh kasih.

Pewarta : Vicky Ririhena

Editor : Ellwia