BREAKINGNEWS-II-MTN 

BOGOR – Ketua Umum Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) H. Endang Sudrajat memaparkan visi, strategi, dan program kerja UAR Tahun 1448 Hijriah dalam Musyawarah Strategis Awal Tahun 1448 H di The Tavia Riverside Resort, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu–Ahad, 26–27 Muharram 1448 H bertepatan dengan 11–12 Juli 2026.

Di hadapan para Amir Majelis Pusat beserta staf dan para Pemimpin Jama’ah Muslimin dari seluruh wilayah Indonesia, H. Endang menegaskan bahwa tahun 1448 H menjadi momentum bagi UAR untuk meningkatkan profesionalisme organisasi tanpa meninggalkan nilai ukhuwah sebagai fondasi utama gerakan kemanusiaan.

“Tahun ini bukan sekadar melanjutkan program-program yang sudah berjalan, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas organisasi agar semakin profesional tanpa kehilangan ruh ukhuwah yang menjadi ciri khas UAR,” ujar H. Endang, Sabtu (11/7/2026).

Ia menjelaskan, UAR mengusung visi “Menjadi Relawan Tangguh Berbasis Ukhuwah, Terdepan dalam Aksi Kemanusiaan dan Mitigasi Bencana di Level Tapak.” Visi tersebut diwujudkan melalui strategi 3T + 1D, yakni Tangguh SDM, Tangkas Sarana dan Prasarana, Terhubung Jejaring, serta Dekat dengan Masyarakat.
Melalui strategi tersebut, UAR akan memperkuat kompetensi relawan melalui sertifikasi dan pembentukan tim-tim spesialis, melengkapi sarana siaga di setiap Koordinator Wilayah, memperluas sinergi dengan berbagai lembaga kebencanaan, serta mengintensifkan edukasi mitigasi ke sekolah, pesantren, masjid, dan masyarakat.

Pada tahun 1448 H, program kerja UAR difokuskan pada empat bidang utama, yaitu pendidikan dan pelatihan, operasional, mitigasi, serta ukhuwah. Beberapa program unggulan yang akan dilaksanakan antara lain Diklat Gabungan USAR, pembentukan Tim Siaga Bencana (termasuk bencana kekeringan) di seluruh Korwil UAR, perluasan program UAR Goes to School, Pesantren, dan Masjid, Jambore Relawan, serta partisipasi dalam berbagai kegiatan SAR tingkat nasional maupun internasional.

“Untuk program UAR Goes to School kami mengharapkan di pusat satu kali lagi diadakan dan di setiap Korwil melakukan pelatihan bekerja sama dengan KanSAR masing-masing,” ujar Endang Sudrajat.

Selain itu, UAR menetapkan sejumlah target jangka pendek berupa digitalisasi database anggota, simulasi kebencanaan rutin di setiap Korwil, dan penguatan edukasi mitigasi melalui media sosial.

“Yang ingin kita bangun bukan sekadar memperbanyak kegiatan, tetapi aksi yang berdampak. Kita ingin setiap kegiatan memberikan manfaat bagi masyarakat, memperkuat ukhuwah, meningkatkan keterampilan relawan, sekaligus menjadi amal saleh di sisi Allah subhanahu wa ta’ala,” tegas H. Endang.

Ia juga menyampaikan bahwa UAR akan menyelenggarakan Jambore Nasional digabungkan dengan kegiatan Bulan Solidaritas Palestina (BSP) di bulan November 2026.

“Saat ini sepuluh personel sedang mengikuti event Internasional IISAR 2026 di PIK 2 Tangerang, Banten,” tambahnya.

Sebelumnya, di tempat yang sama, Pengurus Pusat UAR telah menggelar Rapat Kerja Tahun 2026 pada 11–12 Mei 2026 yang diikuti para Ketua Koordinator Wilayah UAR se-Indonesia secara daring. Hasil rapat kerja tersebut telah disosialisasikan kepada para umara terkait yang turut hadir pada Musyawarah Strategis ini.

“Alhamdulillah dalam laporannya delapan wilayah telah menjadikan kegiatan UAR sebagai salah satu program kerja tahunannya,” kata Ketua Umum UAR H. Endang Sudrajat, menutup laporannya.

[AM]