MTN_Bogor – Muhammad Fatur Rohman, relawan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) yang menjadi utusan Indonesia dalam misi Global Sumud Flotilla, memperlihatkan keberanian saat layar kapal Kamr yang ia tumpangi dari Tunisia menuju Gaza mengalami kendala di tengah perjalanan, Sabtu pagi, (20/09/2025).

Fatur Rohman yang berlayar mewakili Aqsa Working Group (AWG) mendapat tugas memanjat tiang setinggi sepuluh meter untuk memperbaiki katrol layar yang rusak akibat terpaan angin sangat kecang.

Berkat keahliannya dalam memanjat dan menggunakan tali yang didapat dari pelatihan bersama rekan-rekannya di UAR Korwil Jabodetabek Banten, tugas dari kapten kapal dapat dia laksanakan dengan baik.

“Alhamdulillah semua ilmu yang saya pelajari di Urban SAR UAR bermanfaat di pelayaran ini. Sekitar 15 menit kendala layar dapat diatasi.

Naik ke tiang layar setinggi 10 meter, kalau tidak belajar ilmu HART (High Angle Rescue Technique) dan mendapat pertolongan Allah mungkin gemeter kaki dan tidak bisa menuntaskan tugas saya,” ungkap Fatur dalam video yang ia unggah dari kapal.

Kabar perjalanan Fatur bersama lima relawan dari berbagai negara itu disampaikan Pembina Utama AWG/UAR, Imaam Yakhsyallah Mansur, pada jamaah Shubuh di Masjid At-Taqwa, Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Bogor, Ahad, (21/09/2025).

Imaam Yakhsyallah mengajak umat Islam untuk terus mendoakan keberangkatan Fatur Rohman dan para relawan internasional lainnya. “Doakan terus saudara kita yang sedang mengemban misi kemanusiaan bersama para delegasi puluhan negara lain dengan menembus blokade zionis Israel ke Gaza,” ujarnya.

“Peristiwa ini juga bisa menjadi contoh para syubban (pemuda) yang lain dalam melaksanakan amanat umaro,” tambah Imaamul Muslimin.

Misi Global Sumud Flotilla mengirimkan 42 armada kapal dari puluhan negara dengan tujuan menyalurkan bantuan pangan dan obat-obatan bagi warga Gaza yang terkepung, sekaligus menembus blokade laut Israel yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

(Al Mujahid)

Editor : Ellwia