
TRIBRATANUSANTARA.CO.ID
, Luwu — Penantian panjang masyarakat akhirnya terjawab. Jalan poros Noling–Tampumia–Bupon kini resmi memasuki tahap pengaspalan. Proyek yang telah dinanti puluhan tahun ini mulai dikerjakan pada masa kepemimpinan Bupati Luwu H. Patahudding bersama Wakil Bupati H. Devi Bijak, Rabu (14/1.2026)

Masyarakat Desa Tampumia, Kecamatan Bupon, menyambut antusias dimulainya pembangunan infrastruktur tersebut. Salah seorang tokoh masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasinya atas realisasi proyek jalan tersebut.
“Sudah berapa kali berganti bupati, tapi selama ini yang kami terima hanya janji. Masyarakat bahkan sempat tidak percaya jalan ini bisa diaspal. Sekarang kami melihat langsung buktinya, bukan sekadar janji,” ujarnya.
Jalan yang diaspal memiliki panjang sekitar 7,67 kilometer. Ruas ini menghubungkan poros Noling dengan Desa Padang Ma’bu dan Desa Tampumia, lalu melingkar hingga ke Desa Salu Induk, Desa Tanjong, serta tembus ke Desa Mario.
Menariknya, seluruh desa yang dilalui proyek tersebut menunjukkan dukungan penuh.
Tidak ada warga yang mengeluhkan lahan terdampak pelebaran jalan, sehingga proses pengerjaan dapat berjalan lancar.
Hal ini diakui oleh kontraktor pelaksana proyek, Muhlis, ST. Saat ditemui di lokasi pekerjaan, ia menyampaikan bahwa respons masyarakat sangat positif dan kooperatif.
“Kami sangat terbantu dengan dukungan masyarakat. Bahkan, bagi warga sekitar yang belum memiliki pekerjaan, kami membuka kesempatan untuk mendaftar dan bekerja di proyek ini,” ungkapnya.
Meski demikian, Muhlis menegaskan bahwa pekerja yang direkrut harus memiliki komitmen hingga pekerjaan selesai serta bekerja secara profesional.
“Yang kami terima harus benar-benar mau bekerja dengan sungguh-sungguh. Kami mengutamakan kualitas agar hasil pekerjaan maksimal dan masyarakat puas,” tegasnya.
Dengan dimulainya pengaspalan jalan poros ini, masyarakat berharap akses transportasi semakin lancar, aktivitas ekonomi meningkat, serta pembangunan benar-benar dirasakan hingga ke pelosok desa.
Laporan (NASRULLAH)





