MTN_Takalar – UPT SMPN 1 Polongbangkeng Utara (Polut) menggelar rapat sosialisasi penerapan program Lima Hari Sekolah (Full Day School) kepada seluruh orang tua siswa-siswi, Kamis 27 agustus2023.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas surat edaran Bupati Kabupaten Takalar Nomor: 100.3.4.2/1695/Setda tentang pelaksanaan lima hari sekolah dan hari belajar guru tingkat SMP se-Kabupaten Takalar.

Rapat yang dilaksanakan di Aula SMPN 1 Polut ini dihadiri langsung oleh Ketua Komite Sekolah H. Muhammad Syahrir Daeng Serang, Kepala UPT SMPN 1 Polut Hj. Hasnawati, S.Pd., Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan Harniati, S.Pd., M.Pd., Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum Suhardin, S.Pd., serta para orang tua siswa dari berbagai tingkat kelas.

Suasana rapat berlangsung interaktif, dengan sejumlah pertanyaan dan tanggapan dari orang tua terkait teknis pelaksanaan kebijakan baru ini.

Dalam sambutannya, Ketua Komite Sekolah menyampaikan bahwa tujuan utama dari rapat ini adalah memberikan pemahaman kepada para orang tua mengenai perubahan sistem belajar menjadi lima hari dalam sepekan, yaitu mulai hari Senin hingga Jumat.

Ia berharap orang tua dapat mendukung kebijakan ini demi peningkatan kualitas pendidikan dan efisiensi waktu belajar siswa.

Kepala UPT SMPN 1 Polut Hj. Hasnawati, S.Pd., dalam pemaparannya menjelaskan bahwa sekolah akan menyesuaikan jadwal belajar siswa sesuai dengan kurikulum yang berlaku, dengan durasi 40 menit per jam tatap muka.

Selain itu, ASN di lingkungan sekolah tetap diwajibkan memenuhi total beban kerja 37 jam 30 menit per minggu. Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan program ini akan dievaluasi secara berkala dan dilaporkan kepada Dinas Pendidikan sebagai bentuk tanggung jawab dan transparansi pelaksanaan.

Lebih lanjut, Hj. Hasnawati juga menyampaikan bahwa selain program Lima Hari Sekolah, siswa-siswi SMPN 1 Polut saat ini juga telah merasakan manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat.

Program ini telah berjalan beberapa hari sebelumnya dan diharapkan dapat memberikan dukungan tambahan bagi peningkatan motivasi belajar siswa di sekolah.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan program Makan Bergizi Gratis dari pemerintah. Harapannya, dengan gizi yang tercukupi, semangat belajar anak-anak juga akan meningkat.

“Kami juga mengajak seluruh orang tua untuk turut serta mengawasi dan mendukung keberhasilan program-program pendidikan di sekolah,” ungkap Hj. Hasnawati.

Rapat sosialisasi ini ditutup dengan diskusi terbuka antara pihak sekolah dan orang tua. Banyak orang tua menyampaikan apresiasi atas keterbukaan pihak sekolah serta berharap program Lima Hari Sekolah dapat berjalan dengan baik, tanpa mengurangi kualitas pembelajaran dan perkembangan karakter siswa.

(Nappa)

Editor : Ellwia