TribrataNusantara.co.id//Jayapura – Kehadiran Calon Gubernur Provinsi Papua BTM-CK Paslon Urut No 1 bersama Rombongan, tiba di kampung Habeybhulu Yoka, Distrik Heram, Jumat, (16/05/2025) Pukul 12:00 wit, disambut dengan suasana haru dan penuh semangat oleh ratusan warga masyarakat besama tokoh adat kampung Habeybhulu.

Ketua DASS Sentani, Orgenes Kawai, bersama Ondofolo Kampung Yoka, Ricky David Membri dan masyarakat setempat menjemput BTM di gerbang kampung (Makhale), Dengan iringan musik tradisional, suling tambur serta yel-yel penuh semangat, warga dari berbagai usia tumpah ruah dijalan menyambut kedatangan calon Gubernur Papua nomor urut 1 itu.

Dalam penyambutan ini dilakukan dengan penuh sukacita lewat prosesi pengalungan bunga oleh bapak Ketua DASS Orgenes Kaiwai, bersama Ondofolo Kampung Yoka Ricky David Membri Ricky David Membri kepada Bpk BTM dan ibu Kristina Luluporo Mano serta di dampingi para Ondoafi-Ondofolio dari wilayah Timur, Tengah dan Barat yang tergabung dalam Dewan Adat Suku Sentani (DASS) yang diketuai Bapak Orgenes Kaiwai.

Kemudian Rombongan diarak keliling kampung yoka, sebagai salah satu bentuk penghormatan dan cinta kepada Bapak BTM sebagai salah satu Pamong Lulusan APDN Yoka, dan juga sebagai mantan Walikota Jayapura dua Periode.

mengiringi tarian dan sorak-sorai warga, senyum bangga tampak menghiasi wajah mereka, hingga arak-arakan berakhir di Kelejomo kediaman Ondoafi Kampung Yoka yang menjadi lokasi utama acara.

Kehadiran Bapak “BTM bukan orang asing bagi kami, Ia pemimpin yang telah membuktikan kerja nyatanya, Hari ini kami arak sebagai bentuk penghormatan dan dukungan,” ujar tokoh masyarakat Kampung Yoka, Yermias Menbri kepada awak disela-sela acara berlangsung.

Acara selanjutnya dimulai dengan Ibadah singkat yang dipimpin oleh Ibu Pdt. Theresia Ongge,M.Th dengan mengutip ayat Firman Tuhan, Ibrani 11 : 4 (yang menjelaskan tentang iman Habel 6 yang telah mempersembahkan korban yang lebih baik kepada Allah daripada korban Kain, Ayat ini menekankan sosok Habel memperoleh kesaksian bahwa ia benar dalam memberikan Persembahan karena Allah berkenan akan persembahannya dan karena iman ia masih berbicara meskipun sudah mati).

Seusai ibadah hadirin menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan acara berlanjut dengan sambutan-sambutan, diawali oleh kepala kampung Hebeybhulu Tommy Mebri.

Dalam sambutanya Tommy katakan bahwa Bapak BTM itu adalah Orang yang dipilih Tuhan, maka kita harus mendukung Orang yang dipilih Tuhan dan kepada semua yang hadir di saat ini, baik para Ondoafi-Ondofolo, tim-tim Relawan dan semua warga masyarakat pilihlah figur yang dipakai Tuhan ini. kata Tommy.

Ditempat yang sama dalam sambutan kedua oleh Ondofolo Hebeybhulu kampung Yoka, Ricky David Membri katakan bahwa Saya mendapat petunjuk untuk harus berjalan bersama Tuhan, makanya David membawah ibu pdt untuk bertemu bersama dengan Ketua Tim Relawan Garuda Nusantara Pendukung BTM-CK di kediaman Kolam Kangkung Yoka, Distrik Heram dan dilakukan doa untuk BTM, Ucapnya.

Orasi puji-pujian lewat paduan suara yang dinyanyikan oleh kelompok Ibu-ibu Hebeybhulu Mie Mengge dengan menyuarakan lagu “Ayo Maju BTM-CK”.

Ketua DASS suku adat Sentani “Orgenes Kaiwai, S.Th” dalam sambutannya katakan bahwa didalam berpolitik itu tidak ada musuh yang abadi, jadi kalau mau jadi bupati, walikota atau gubernur hal saling menyinggung di lapangan itu wajar-wajar saja, kita ini saudara untuk menjadi seorang pemimpin itu harus memiliki prinsip karena orang yang tidak memiliki prinsip adalah orang yang tidak memiliki arah tujuan dan pemimpin itu dipilih oleh rakyat atas kehendak Tuhan. Ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan oleh “Orgenes Kaiwai” kepada masyarakat Kampung Hebeybhulu dengan tegas bahwa wajib hukumnya bagi BTM-CK sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Papua.
“Jika tidak, maka kita tidak akan mendapatkan kesempatan ini lagi,” imbuhnya.

Saat ini, pergerakan-pergerakan dengan menggunakan semua kekuatan sementara berlangsung namun hanya kekuatan rakyat yang belum dipakai Sehingga “Saya” minta kalau hari ini kita sudah nobatkan BTM-CK di Sentani Timur, Sentani Tengah dan Sentani Barat, maka lengkaplah disebut Kabupaten Jayapura yang memiliki DPT sebanyak kurang lebih 134 ribu, yang tentunya bisa kita berikan untuk BTM-CK sebagai gubernur dan wakil gubernur, atas hak kesulungan kita jadi hati-hati memilih Pemimpin yang bertangan besi tapi pilihlah pemimpin yang memiliki kasih dan takut akan Tuhan, tandasnya dengan nada optimis.

Pesan BTM kepada anak-anak Tabi mari kita bersatu, walaupun partai-partai berbeda dan tegak lurus di partai anda maka saya mengatakan Tabi ini pilihan Rakyat, Kalau bukan kita siapa lagi yang mau menjaga negeri kita, untuk itu BTM berpesan mari kita bangkit, tidak boleh kita menjatuhkan sesama anak-anak Tabi karena setiap hari kita akan bertemu muka diatas tanah ini, ada Anak-anak Tabi yang ASN di Sentani dan yang ada di Yoka ini, Bila saya duduk sebagai Gubernur maka ada Anak Tabi dari Kampung Sentani dan Yoka yang akan duduk di pemerintahan saya.

Ungkap BTM didepan para-para adat sentani maupun di para-para adat Hebeybhulu Yoka untuk itu kita harus saling mendukung bukan menjatuhkan. ungkap BTM dalam sambutan penutupnya.

Lebih jauh BTM mengatakan Ikan di danau sudah tahu, burung-burung di udara sudah tahu, angin di udara suda tahu, siapa pimpinan ke depan, Doa dari mama-mama di kampung-kampung mereka merindukan pemimpin di negerinya sendiri, doa-doa mereka itu akan menjadi kenyataan dan suatu saat mimpi mereka itu akan menjadi kenyataan karena sorga itu ada di bawah telapak kaki ibu. Pungkas BTM.

Dalam rangkaian acara puncak prosesi makan Papeda bersama yang merupakan budaya adat suku sentani, memiliki arti dan makna serta Filosofi satu tujuan bersama dalam mendukung Pemenangan BTM-CK, Bersama Para Ondoafi-Ondofolo, tokoh masyarakat adat Kampung Hebeybhulu Yoka didalam menyatakan satu tekat dan sikap berjalan bersama-sama dengan semboyang “FI Helai Mbai Nembainye” yang artinya satu hati pagari Kampung Yoka dengan adat yang tentunya sudah tidak bisa ditawar-menawar lagi. Tutup BTM dalam sambutanya.

Pewarta: Vicky Ririhena

Editor : Ellwia