MTN | Makassar – Tim Perintis Presisi 831 dari Satuan Samapta Polrestabes Makassar terus meningkatkan kegiatan patroli di sejumlah titik rawan di Kota Makassar dalam beberapa malam terakhir. Jumat dini hari (06/03/2026)
Patroli ini dilakukan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seperti aksi premanisme, penggunaan busur dan badik, balap liar, hingga aksi tembak-tembakan yang kerap terjadi di jalan raya.
Kasubnit 1 Patroli Perintis Presisi Turjawali Samapta Polrestabes Makassar, Ipda Alamsyah, S.E., mengatakan bahwa patroli rutin dilakukan mulai tengah malam hingga menjelang dini hari. Menurutnya, terutama pada bulan Ramadan, potensi kerawanan meningkat sehingga diperlukan kehadiran aparat keamanan secara langsung di lapangan.
“Patroli ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Personel Perintis Presisi 831 Sat Samapta turun langsung ke lapangan dengan fokus pada titik-titik rawan di wilayah Kota Makassar,” ujar Ipda Alamsyah.
Selain melakukan patroli, personel juga melaksanakan pengamanan di beberapa lokasi strategis melalui sistem strong point untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Dalam kegiatan tersebut, aparat juga melakukan pengamanan di depan Kampus Universitas Negeri Makassar setelah terjadi insiden pemukulan yang melibatkan seorang pengemudi ojek online (ojol) dengan mahasiswa yang tengah melakukan aksi orasi.
Mengetahui adanya insiden tersebut, sejumlah pengemudi ojol mendatangi lokasi. Aparat dari Jatanras Polrestabes Makassar bersama personel TNI segera turun tangan melakukan pengamanan guna mencegah terjadinya konflik yang lebih besar.
Berkat kehadiran petugas gabungan dari TNI dan Polri, situasi di lokasi berhasil dikendalikan. Massa yang sempat berkumpul akhirnya dapat ditenangkan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Polrestabes Makassar memastikan patroli dan pengamanan di wilayah Kota Makassar akan terus ditingkatkan guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif bagi masyarakat.
(Agus Gustian)





