MTN_Bekasi – Aktivitas mobil pengangkut tanah yang selama ini melayani proyek Pertamina di wilayah Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, resmi dihentikan. Kendaraan-kendaraan tersebut kini dialihkan dan diparkir ke area TGP 34 Sumbersari.

Informasi ini diterima dari laporan lapangan pada Minggu (19/10/2025) pagi. Penghentian sementara dilakukan guna mengatur kembali arus kendaraan proyek serta menjaga ketertiban dan keamanan di jalur utama Karangharja.

Sejumlah warga mengaku lega dengan kebijakan tersebut. “Selama ini lalu lintas sering macet karena mobil tanah keluar masuk tanpa henti,” ujar salah seorang warga Karangharja.

Tokoh pemuda Pebayuran, Bama, menyebut penghentian aktivitas mobil tanah sudah tepat. Ia menilai, kegiatan pengangkutan selama ini tidak sesuai dengan kesepakatan dalam rapat di kecamatan beberapa waktu lalu.

“Dulu dalam rapat disepakati agar muatan tidak melebihi 30 ton, tapi di lapangan masih banyak kendaraan yang membawa tanah dengan kapasitas lebih dari itu,” ujar Bama.

Ia menambahkan, kelebihan muatan berpotensi merusak jalan desa dan membahayakan pengguna jalan lain. “Kami mendukung langkah aparat dan berharap ada pengawasan ketat agar kesepakatan yang sudah dibuat benar-benar dijalankan, terus jalan yang rusak agar diperbaiki, jangan tidak ada tanggung jawabnya ” tambahnya Bama dengan nada geram

Sementara itu, pihak terkait masih melakukan evaluasi terhadap aktivitas pengangkutan material tersebut sebelum dilanjutkan kembali dengan pengaturan rute dan kapasitas yang lebih aman serta sesuai ketentuan.

(Ahmad Syarifudin, C.BJ.,C.EJ)

(Adi Saputra, S.H) 

Editor : Ayudi