MTN_Ketapang, Kalimantan Barat – Kelangkaan dan tingginya harga isi tabung gas LPG 3 Kg subsidi di wilayah Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menimbulkan polemik dan keluhan masyarakat terutama emak-emak, Sabtu (31/01/2026).

Pasalnya harga eceran isi tabung gas LPG 3 Kg subsidi di wilayah Kecamatan Sandai, saat ini mencapai Rp 35.000 (tiga puluh lima ribu rupiah) s/d 45.000 (empat puluh lima ribu rupiah).

Publik menduga adanya penjualan gas LPG 3 Kg subsidi keluar daerah, bahkan publik menduga ada ” MAFIA GAS ” terkait pendistribusian Gas LPG 3 Kg subsidi ke masyarakat Kecamatan Sandai.

“Jika terbukti ada penimbunan gas LPG 3 Kg subsidi terancam sanksi berat sesuai Undang-Undang Cipta Kerja, yaitu Pidana penjara 6 Tahun dan denda hingga Rp 60 miliar”.

Menanggapi permasalahan kelangkaan gas LPG 3 Kg di Sandai menimbulkan Kritikan warga Sandai, Ibu Nurhayani, bahwa pihak penjual dengan beralasan tingginya harga isi tabung gas LPG 3 Kg subsidi disebabkan kelangkaan di tingkat pengecer.

Maka kami berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang, Kalimantan Barat, yang menetapkan HET gas LPG 3 Kg ini. Agar dapat berjalan lebih tertib, adil, dan tepat sasaran. Sekaligus menekan praktik penimbunan serta permainan harga yang merugikan masyarakat kecil, pungkasnya. Sabtu (31/01/2026).

Fenomena kelangkaan dan tingginya isi tabung gas LPG 3 Kg di wilayah Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, yang dikeluhkan emak-emak tersebut.

Untuk bahan informasi ke Disperindag Kabupaten Ketapang. Tentang kelangkaan dan tingginya harga isi tabung gas LPG 3 Kg bersubsidi di wilayah Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang.

(Evi Zulkipli).

Editor : Ellwia